Selamat datang di Website OpenDesa
Berdayakan Desamu, GO Digital Bersama OpenDesa
Bersama mewujudkan desa digital terbuka untuk Indonesia yang lebih maju melalui kolaborasi dan inovasi.
Tentang Kami
Detail Tentang Kami
Kami Siap Berkolaborasi Menuju Desa Cerdas
Perkumpulan Desa Digital Terbuka dibentuk pada tanggal 7 bulan Desember tahun 2018 di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, sebagai wadah untuk mengembangkan, menyebarkan dan membantu desa memanfaatkan teknologi informasi terbuka, semata-mata untuk memajukan desa
Program
Lihat Semua Program
Program Kami
Fokus Kami
Fokus Kami Yang Anda Harus Ketahui
01
Nirlaba
02
Fokus Pada Desa
03
Berbasis Komunitas
04
Perbaikan Terus Menerus
05
Transparan dan Akuntabel
06
Memilih Kolaborasi diatas persaingan
Katalog
Lihat Semua Produk
Produk Kami
Layanan
Lihat Semua Produk
Layanan Kami
Capaian OpenDesa
Capaian Yang Telah di Raih OpenDesa
Berbagai penghargaan dan pengakuan atas komitmen kami dalam digitalisasi desa.
Berita Terbaru
Lihat SemuaMitra & Kolaborator
Mitra
KumpehHost
IDCloudHost
PT Mitra Bisnis Cipta Karya
PT Sobat Kreasi Digital
JagoanHosting
APTIKOM
Indonesian Diaspora Network Global
Universitas Bale Bandung
PT Telkomsel
PT Dzulhost DigitalSolusi
PT Rezi Media Group
PT Uwais Borneo Group
PT Smart Tuba Digital
PT Enggal Jaya Solusindo
PT Pusat Studi Tata Kelola Desa
PT Apseri Solusi Prima
PT Sistem Informasi Desa Digital
PT Transformasi Digital Bisnis
Pemerintah Daerah
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Tabanan
Kabupaten Bandung
Kabupaten Takalar
Kabupaten Bima
Kota Bima
Nusa Tenggara Barat
Kabupaten Ngada
Testimoni
Lihat SemuaOpenDesa sangat membantu desa kami dalam mengimplementasikan sistem digital yang terintegrasi. Terima kasih atas pendampingannya!
Kepala Desa Sukamaju
Kepala Desa, Kecamatan Cibinong, Jawa Barat
Tanya Jawab
Lihat SemuaOpenDesa dibentuk terutama untuk menjamin keberlangsungan pengembangan OpenSID dengan mempertahankan keunggulannya sebagai aplikasi desa yang gratis, mudah diperoleh, rutin disempurnakan dan terbuka untuk dikembangkan oleh komunitas.
Salah satu strategi untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menghimpun dana yang dapat digunakan membayar programmer untuk terus mengembangkan OpenSID. Dana perlu dihimpun dengan berbagai cara, termasuk melalui layanan berbayar.
Selain itu, OpenDesa juga bertujuan membantu desa memanfaatkan OpenSID dan aplikasi sumber terbuka lainnya semaksimal mungkin untuk memajukan desa. OpenDesa adalah lembaga nirlaba berbasis komunitas, di mana semua dana yang terkumpul tidak dapat digunakan untuk keuntungan pribadi, tetapi sepenuhnya digunakan untuk mengembangkan lembaga OpenDesa sendiri termasuk keperluan anggotanya dan aplikasi yang dikelolanya. Namun, untuk dapat menyediakan layanan yang profesional dan berkualitas tinggi, menggunakan narasumber yang profesional dan berkualitas tinggi, layanan yang diberikan harus berbayar.
Salah satu strategi untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menghimpun dana yang dapat digunakan membayar programmer untuk terus mengembangkan OpenSID. Dana perlu dihimpun dengan berbagai cara, termasuk melalui layanan berbayar.
Selain itu, OpenDesa juga bertujuan membantu desa memanfaatkan OpenSID dan aplikasi sumber terbuka lainnya semaksimal mungkin untuk memajukan desa. OpenDesa adalah lembaga nirlaba berbasis komunitas, di mana semua dana yang terkumpul tidak dapat digunakan untuk keuntungan pribadi, tetapi sepenuhnya digunakan untuk mengembangkan lembaga OpenDesa sendiri termasuk keperluan anggotanya dan aplikasi yang dikelolanya. Namun, untuk dapat menyediakan layanan yang profesional dan berkualitas tinggi, menggunakan narasumber yang profesional dan berkualitas tinggi, layanan yang diberikan harus berbayar.
Layanan yang disediakan OpenDesa terkait teknologi sumber terbuka (open source) yang berpotensi memajukan desa. Layanan OpenDesa terutama fokus pada pemanfaatan aplikasi yang dikelola dan dikembangkan oleh OpenDesa sendiri, seperti OpenSID dan OpenDK. Layanan yang ditawarkan OpenDesa bertujuan memberikan kemudahan bagi desa, untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja desa yang menggunakan aplikasi yang dikelola OpenDesa.
Pada prinsipnya, jenis layanan yang potensial diberikan OpenDesa seputar bidang tersebut di atas tidak terbatas, dan bisa mencakup layanan seperti penjualan produk, pendampingan desa, bimbingan teknis, pelatihan, hosting, pelaksanaan proyek kerjasama, pengembangan aplikasi, penawaran proyek rekayasa sosial, dan sebagainya. Layanan yang ditawarkan OpenDesa akan berubah setiap saat, tergantung dari keadaan dan kebutuhan yang ada. Layanan yang saat ini ditawarkan OpenDesa dapat dilihat di website OpenDesa di http://opendesa.id
Pada prinsipnya, jenis layanan yang potensial diberikan OpenDesa seputar bidang tersebut di atas tidak terbatas, dan bisa mencakup layanan seperti penjualan produk, pendampingan desa, bimbingan teknis, pelatihan, hosting, pelaksanaan proyek kerjasama, pengembangan aplikasi, penawaran proyek rekayasa sosial, dan sebagainya. Layanan yang ditawarkan OpenDesa akan berubah setiap saat, tergantung dari keadaan dan kebutuhan yang ada. Layanan yang saat ini ditawarkan OpenDesa dapat dilihat di website OpenDesa di http://opendesa.id
Sebelum terbentuknya OpenDesa, Komunitas OpenSID aktif mengajak pemberi jasa untuk menawarkan jasa terkait OpenSID. Pemberi jasa juga dihimbau untuk memberi donasi kepada Komunitas OpenSID untuk membantu pengembangan OpenSID.
Pendekatan ini tidak akan berubah dengan adanya OpenDesa. OpenDesa juga berpendapat pemberi jasa pihak ketiga mempunyai peran penting untuk mempercepat penyebaran aplikasi sumber terbuka yang dikelola OpenDesa, dengan memperhatikan masih besarnya lahan peluang bagi semua pemberi jasa. OpenDesa juga melihat besarnya potensi bagi pemberi jasa pihak ketiga untuk ikut berkontribusi mengembangkan aplikasi sumber terbuka bersama-sama OpenDesa. Karena aplikasi sumber terbuka memang dimaksudkan untuk dapat dimanfaatkan dan dikembangkan bersama-sama oleh semua pihak yang peduli dan berkepentingan.
Pendekatan ini tidak akan berubah dengan adanya OpenDesa. OpenDesa juga berpendapat pemberi jasa pihak ketiga mempunyai peran penting untuk mempercepat penyebaran aplikasi sumber terbuka yang dikelola OpenDesa, dengan memperhatikan masih besarnya lahan peluang bagi semua pemberi jasa. OpenDesa juga melihat besarnya potensi bagi pemberi jasa pihak ketiga untuk ikut berkontribusi mengembangkan aplikasi sumber terbuka bersama-sama OpenDesa. Karena aplikasi sumber terbuka memang dimaksudkan untuk dapat dimanfaatkan dan dikembangkan bersama-sama oleh semua pihak yang peduli dan berkepentingan.
OpenDesa berbasis komunitas, dan terus membina serta mendukung komunitas pengguna dan pengembang OpenSID dan OpenDK. Komunitas tersebut bertujuan untuk saling berbagi dan membantu. Silakan bergabung di berbagai forum komunitas OpenSID dan OpenDK untuk dibantu dan untuk membantu sesama secara sukarela:
Melalui forum Komunitas Pengguna dan Pegiat OpenSID: https://www.facebook.com/groups/OpenSID/
Group Telegram OpenSID: http://bit.ly/2DG6Beb
Melalui forum Komunitas Pengguna dan Pegiat OpenSID: https://www.facebook.com/groups/OpenSID/
Group Telegram OpenSID: http://bit.ly/2DG6Beb
Sebagai bagian dari komitmen OpenDesa untuk memberikan layanan yang transparan dan memudahkan pengguna, kami menyediakan prosedur pengembalian dana untuk layanan yang belum sempat diproses. Kami berharap prosedur ini dapat membantu memastikan kenyamanan dan kepercayaan pengguna dalam bertransaksi dengan OpenDesa. Seluruh proses telah disederhanakan agar permohonan pembatalan dan pengembalian dana dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran, dengan pengembalian dana ke rekening asal sebagai bentuk keamanan tambahan.
Untuk bagaimana alurnya, klik tautan berikut:
https://opendesa.id/wp-content/uploads/2024/11/Proses-Pengembalian-Dana-OpenDesa.pdf
Untuk bagaimana alurnya, klik tautan berikut:
https://opendesa.id/wp-content/uploads/2024/11/Proses-Pengembalian-Dana-OpenDesa.pdf
Anda dapat mendaftar melalui menu Gabung Menjadi Anggota, kemudian pengajuan Anda akan ditinjau oleh divisi komunitas.
Bergabunglah Bersama Ribuan Anggota dan Komunitas OpenDesa
Jadilah bagian dari gerakan desa digital bersama OpenDesa.