Edit Content

Perkumpulan Desa Digital Terbuka atau Disebut Juga OpenDesa Membantu Desa Menjadi Desa Cerdas, Memaksimalkan Potensi Desa Menggunakan Teknologi Informasi Sumber Terbuka yang Gratis dan Bebas Digunakan

Anggota OpenDesa Gelar Pengenalan Fitur Premium Opensid di Desa Awassagara

Garut, 08 Juli 2025 – Anggota OpenDesa telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengenalan fitur premium Opensid bertempat di Desa Awassagara, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya OpenDesa untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dan efisiensi kerja perangkat desa di seluruh Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh para Kaur (Kepala Urusan), Kasi (Kepala Seksi), dan Kepala Dusun dari Desa Awassagara, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari inovasi teknologi untuk tata kelola desa. Sebagai pemateri, Anggota OpenDesa Adrizal Latif memimpin sesi pengenalan ini dengan lugas dan interaktif.

Dalam sesi pengenalan ini, beberapa fitur utama OpenSID yang menjadi fokus pembahasan meliputi:

Sesi pertama, penjelasan penggunaan aplikasi Kelola Desa dan Layanan Mandiri App. Partisipan kegiatan mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai fungsionalitas Aplikasi Kelola Desa untuk pengelolaan administrasi desa yang terintegrasi, serta pemanfaatan Layanan Mandiri App untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

Sesi kedua, pengenalan menu Kehadiran Perangkat. Fitur ini diperkenalkan untuk memfasilitasi pencatatan dan pemantauan kehadiran perangkat desa secara digital, yang diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan akuntabilitas kinerja.

Sesi ketiga, pengenalan Menu Buku Tamu pada Menu Anjungan Desa: Peserta juga dibimbing dalam penggunaan fitur buku tamu digital yang terintegrasi dalam Anjungan Desa, memungkinkan pencatatan kunjungan dan interaksi yang lebih efisien.

Melalui kegiatan ini, Anggota OpenDesa berharap perangkat Desa Awassagara dapat mengadopsi dan memanfaatkan fitur-fitur premium Opensid secara maksimal. Diharapkan pula, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga mendorong semangat inovasi dan kolaborasi antar perangkat desa dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Hal ini krusial untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan efisien, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Bagikan: