eddie.ridwan

/Eddie Ridwan

About Eddie Ridwan

This author has not yet filled in any details.
So far Eddie Ridwan has created 3 blog entries.

Mengembangkan OpenSID menggunakan dana berputar

Seperti halnya aplikasi sumber terbuka lainnya, pengembangan OpenSID bergantung pada kebaikan kontributor relawan, bergantung pada kerelaan programmer memberi waktu dan keahliannya secara cuma-cuma untuk membantu desa. Tentunya para kontributor relawan bebas memilih apa yang akan mereka kerjakan dan kapan mereka akan kerjakan.  Sebagai strategi komplementer, komunitas OpenSID dan diteruskan oleh OpenDesa, juga menggalang donasi dari komunitas untuk membayar programmer supaya bisa menerapkan fitur besar atau yang berprioritas dalam waktu yang lebih pasti. Setelah dana yang diperlukan terkumpul, programmer berbayar ditugaskan untuk mengerjakan fitur tersebut. Cara inilah yang digunakan untuk modernisasi tampilan modul Admin OpenSID dan juga untuk menerapkan fitur transparansi [...]

By |2020-02-12T14:31:30+07:00February 1st, 2020|OpenDesa|0 Comments

Kabupaten Pengguna OpenSID

Diskominfo pada kabupaten berikut telah memilih OpenSID sebagai sistem informasi desa untuk digunakan oleh desa di wilayahnya. Sebagian besar Diskominfo berikut memilih membuat versi ubahan sendiri, walaupun cara itu tidak dianjurkan oleh OpenDesa. Kabupaten Bandung telah mengirim modul Inventaris untuk digabungkan ke rilis OpenSID. Kabupaten Lima Puluh Kota telah berbagi versi ubahan mereka dengan OpenDesa.  Selain itu belum ada kontribusi dana atau script dari Diskominfo kabupaten lainnya. Kabupaten Bandung Kabupaten Tuban Kabupaten Tulungagung Kabupaten Magelang Kabupaten Pesisir Selatan Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Jepara Kabupaten Ciamis Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Bima Kabupaten Kulon Progo Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Banjarnegara Kabupaten [...]

By |2019-11-16T17:56:12+07:00November 16th, 2019|OpenDesa|0 Comments

OpenDesa bekerjasama dengan Diskominfo kabupaten

Banyak pihak termasuk Diskominfo kabupaten membuat versi ubahan OpenSID sendiri, dan memasangkan di desa di wilayah mereka. Contohnya: Kab Pesisir Selatan, Kab Kulon Progo, Kab Bandung, Kab Lima Puluh Kota dan banyak kabupaten lain. Mengapa mereka lakukan itu? Terutama supaya bisa bebas menambah fitur sesuai kebutuhan yg mereka inginkan untuk desa di wilayah mereka tanpa harus berdialog dengan pihak lain; dan juga karena struktur pelaksanaan proyek pengembangan yg umumnya tidak ramah dilakukan melalui format kerjasama dengan pihak ketiga. Tetapi apa dampaknya? Desa yg menggunakan akan terkunci pada versi ubahan tersebut, dan mereka akan seterusnya tergantung pada Diskominfo yg mengembangkan. Kalau [...]

By |2019-10-26T12:07:19+07:00October 26th, 2019|OpenDesa|0 Comments